Thousand Utopias

I play ~ I inspired ~ I create
 
HomeHome  CalendarCalendar  FAQFAQ  SearchSearch  UsergroupsUsergroups  RegisterRegister  Log inLog in  

Share | 
 

 Kumpulan tips menulis

Go down 
AuthorMessage
FireCyclops
Commoner
Commoner
avatar

Jumlah posting : 58
Karma : 0
Join date : 2011-03-26

PostSubject: Kumpulan tips menulis   Tue Apr 05, 2011 10:36 pm

Kali ini penulis novel Saman, Larung, Bilangan Fu, Saman, AYU UTAMI, berbagi 8 tips soal bagaimana cara menulis fiksi.

1. Bagaimana menuangkan ide?

Ide adalah ibarat keping-keping lego atau puzel. Kumpulkanlah yang kira-kira bisa saling dipasangkan. Setelah ada beberapa keping, coba susun. Setelah mulai tersusun, biasanya kita bisa menyadari bagian mana yang belum lengkap. Lengkapilah agar menjadi utuh. Prosa yang utuh biasanya memiliki tiga bagian: pembuka, isi, dan penutup.

2. Seperti apa pembuka, isi, dan penutup baik?

Pembuka seharusnya cukup pendek untuk menjelaskan ke mana cerita kira-kira berjalan. Dalam film, sepuluh menit pertama harus sudah bercerita tentang masalah utama kisah itu. Isi harus lebih panjang daripada pembuka dan penutup, dan harus bergerak menuju klimaks. Penutup menjelaskan penyelesaian konflik-konflik yang ada dalam isi. Biasanya ringkas.

Cerita pop yang standar seperti makanan. Pembukanya segar-gurih agar kita ingin melanjutkan menu berikutnya. Santapan utamanya harus nikmat dan berisi agar kita kenyang. Penutupnya manis. Bisa juga manis dan pahit sekaligus, seperti sepotong tiramizu dan secangkir espresso.

3. Bagaimana membuat cerita?

Ide cerita boleh apa saja. Tapi, sebuah cerita yang menarik harus memiliki satu hal ini: ketegangan atau suspens.

4. Bagaimana membangun ketegangan?

Pertama, ketegangan dibangun dari kemungkinan ya dan tidak. Ini cara paling gampang. Misalnya, membuat tokoh utama menginginkan sesuatu. Contoh: Pinokio ingin menjadi manusia sungguhan. Ketegangan terbangun seputar apakah Pinokio berhasil menjadi manusia, atau ia tetap boneka kayu selamanya.
Kedua, ketegangan dibangun dari kejutan. Ini lebih sulit dari yang pertama. Sebab, untuk membuat kejutan yang mengasyikkan, penulis harus lebih dulu membangun unsur-unsur yang diperlukan. Kalau tidak, kejutan itu hanya akan menjadi kebetulan yang menjengkelkan.

5. Bagaimana mengatasi mentok-penulisan?

Biasanya kita merasa jalan buntu jika kita terlalu tidak berjarak, sehingga kita tidak bisa melihat ada jalan lain. Ambillah jarak. Istirahat dan tinggalkan tulisan yang buntu itu selama beberapa hari (bisa juga beberapa pekan). Ketika menengok kembali, cobalah pakai cara pandang baru. Kembali lihat ide-ide seperti keping-keping lego atau puzel. Jangan-jangan kita memasang kombinasi yang salah. Jangan-jangan susunannya perlu diganti. Jangan-jangan ada keping yang masih harus diambil dari tempat lain.

6. Bagaimana mengatasi kehabisan ide?

Banyak membaca dan mendengarkan pihak lain. Enam puluh persen pekerjaan menulis adalah membaca.

7. Apa betul, agar bisa menulis maka tulis saja segala yang terlintas di benak?

Cara itu bolehlah untuk catatan harian. Untuk menghasilkan tulisan yang dibaca orang banyak, sebaliknya pikirkan apa yang dibutuhkan orang banyak (termasuk diri kita sebagai bagian dari orang banyak).

8. Bagaimana agar tidak takut menulis?

Agar tidak takut, jangan terlalu memikirkan diri sendiri. Segala rasa takut datang dari terlalu banyak memikirkan diri sendiri.

Sumber: [You must be registered and logged in to see this link.]
Back to top Go down
FireCyclops
Commoner
Commoner
avatar

Jumlah posting : 58
Karma : 0
Join date : 2011-03-26

PostSubject: Menjadi Penulis Hebat   Tue Apr 05, 2011 10:38 pm

Setiap penulis pemula tentu penasaran ingin tahu rahasia para penulis buku-buku laris. Ilmu keramat apa yang mereka miliki hingga bukunya laris manis dipasaran. M fauzil Adhim, penulis Kupinang Kau Dengan Hamdalah, membagi rahasianya dengan menulis Dunia Kata: Mewujudkan Impian Menjadi Penulis Brilian untuk menjawab rasa penasaran itu.

4 Syarat Menjadi Penulis Hebat:

1. Jangan menjadi pengekor. Boleh meniru gaya, tapi harus tetap berproses menemukan kekhasanmu sendiri.
2. Jangan biarkan editor mengubah tulisanmu, menulislah sebaik dan sesempurna mungkin.
3. Jangan bergantung mood, itu hanya momok. Biasakan menulis dalam keadaan bagaimana pun.
4. Jangan cepat putus asa. Jadikan setiap penolakan sebagai bahan evaluasi untuk menulis lebih baik. Perbanyak pengetahuan dan terus belajar.

Langkah Tepat jadi Penulis Hebat:

1. Mulai sekarang juga.

“Penulis pemula sering dihantui oleh keinginan menghasilkan tulisan menarik yang sangat unik, lain daripada yang lain. Kecenderungan ini berakibat pada dua hal. Disatu sisi, cerita yang kita tulis terlalu ganjil dan terkesan sangat menggoda-ada sehingga tidak layak baca. Di sisi lain, kita membutuhkan energi yang ekstra besar untuk menyelesaikan satu cerpen yang paling sederhana sekalipun”.

2. Benchmarking. Jadikan tulisan, penulis, atau media sebagai model acuan. Benchmarking bukan meniru.

“Demi Allah, saya mengharapkan dengan seluruh kekuatan yang saya miliki agar setiap tulisan mampu menciptakan perubahan besar bagi hidup, pikiran, jiwa, dan agama kita. Hidup ini tak lama, sedangkan kematian amat dekat. Maka, saya berharap setiap kata yang dituliskan menjadi bekal untuk hidup sesudah mati”.

3. Membuat tulisan lebih memikat.

Buat paragraf pembuka yang menarik minat (ringkas: tidak lebih dari 17 kata per kalimat, pilih kata yang tepat, kohesif: antar kalimat menyambung, tidak klise, tidak juga terlalu puitis).

Buat judul yang menggugah rasa ingin tahu (singkat, mudah diucapkan,mudah ditangkap, dan kuat maknanya).



Hukum Buku Laris:

1. Bertutur dengan sederhana, renyah, mengalir.


“Mereka senang memakai kalimat-kalimat sederhana, kosakata yang sederhana, dan kalau pun terpaksa menggunakan istilah yang kurang dikenal khalayak, mereka memberi penjelasan dengan cara yang sederhana dan enak. Sehingga, orang-orang yang tahu tidak merasa jemu dan yang tidak tahu merasa lapang”.

“Adalah tidak terpuji memaksa pembaca memeras otaknya untuk memahami tulisan kita”(Frank Lawrence)

2. Memiliki objective benefit (memiliki manfaat sesuai yang dijanjikan oleh penulis/penerbit), identity benefit (mampu membangun identitas bagi pembaca), emotional benefit (manfaat emosi), dan ekuitas yang terjaga (kualitas yang terjaga dari buku satu ke buku lain).

“Apa yang membuat ia mampu menghadirkan suasana negeri lain dengan sangat kuat? Rasa ingin tahu yang sangat besar. Imajinasi saja tidak cukup. Imajinasi perlu didukung oleh data dan pengetahuan yang matang”.

3. Buat plot yang rumit, pelik, kompleks. Ini akan merangsang pembaca berpikir dan menghayati. Plot yang terlalu sederhana cenderung membosankan dan mudah ditebak.

4. Buat akhir cerita yang tidak biasa. Penyelesaian masalah yang terlalu sederhana cenderung tidak disukai pembaca. 5. Perkuat materi dengan dukungan ilmu pengetahuan yang memadai, riset, survei, bukti, literatur ilmiah, dan logika yang kuat. Karya yang hanya berisi banyak sensasi atau kejutan takkan bertahan lama.

Dinukil dari buku “Dunia Kata: Mewujudkan Impian Menjadi Penulis Brilian”, Penulis : M Fauzil Adhim, (DAR!Mizan, 2004)
Back to top Go down
 
Kumpulan tips menulis
Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» Tips Merawat Aquascape
» Paranoia when requesting votes, and tips for getting votes :)
» [Tips] Cookie chuyển giao diện mobile sang desktop
» Recruiting Tips?
» Sinus migraines

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Thousand Utopias :: The Universe :: Literature-
Jump to: